Bos AS Dave Sarachan: pertandingan Meksiko selalu ‘secara inheren hyped up’

Mendekati laga pertemanan hari Selasa dengan beberapa pahlawan Meksiko (ESPN, 8:30 pm ET), manajer sesaat AS, Dave Sarachan, terlepas dari banyak diskusi mengenai tingkat minatnya menjadi manajer dengan penuh waktu. Rekor team AS dibawah Sarachan saat ini berdiri pada 2-2-3 sesudah kekalahan 2-0 Jumat dari Brasil, walau dibawah kepemimpinannya dia sudah tempatkan penekanan berat pada membawa pemain muda yang kurang memiliki pengalaman. Yang menjelaskan, begitu mustahil jika Sarachan akan diambil untuk pimpin program mengingat hubungan dengan rezim awal mulanya dibawah Bruce Ajang, yang tidak berhasil maju ke Piala Dunia.

Baca Juga : Manajer Arsenal Unai Emery memainkan run kemenangan

Bicara pada wartawan mendekati session latihan hari Minggu di Lipscomb University, Sarachan di tanya apa mungkin ia akan pimpin team lewat bekas siklus ini. “Kemungkinannya tidak hanya terbatas. Saya belumlah pikirkan hal tersebut. Sekarang ini semua konsentrasi ialah di hari Selasa. Kami akan membiarkan proses itu berjalan,” kata Sarachan. Saat di tanya apa ia ingin diambil untuk pimpin team, ia berkata: “Saya tidak memahami kenapa saya tidak menyenanginya. Ini ialah kehormatan serta kehormatan saat Anda jadi sisi dari timnas Anda.” Untuk sekarang ini, penekanan Sarachan ialah membuat timnya siap untuk intensitas yang tetap mengikuti laga menantang Meksiko.

Laga dapat juga membawa signifikansi tambahan buat pemain seperti gelandang Toronto FC Marky Delgado yang keluarganya mempunyai jalinan ke ke-2 negara. “Saya fikir laga USA-Meksiko ialah satu laga [yang] belum pernah ada apa-apanya,” kata Sarachan. “Tiap-tiap pemain individu mempunyai riwayat mereka sendiri mungkin, tentunya menjadi pemain tetapi mungkin budaya juga. Saya akan memikirkan Marky akan memperlakukannya seperti permainan yang lain, mungkin ada dikit perasaan yang berlainan, tetapi saya fikir setiap saat Anda mainkan ini type permainan kebanyakan orang cukuplah hyped mengenai hal tersebut. “

Dari beberapa pemain yang sekarang ini ada di rincian AS, cuma tujuh yang sempat alami laga menantang El Tri di tingkat senior, walau beberapa pemain seperti gelandang Tyler Adams serta pemain bertahan Matt Miazga sudah bermain menantang Meksiko di level pemuda. “Apa mereka betul-betul bermain atau jadi sisi dari lingkungan itu, mereka mempunyai inspirasi yang bagus,” kata Sarachan mengenai pemain seperti Adams. “Tetapi kamu tidak tahu sampai kamu mengambil langkah di lapangan.” Untuk sekarang ini, prioritas Sarachan ialah membuat timnya menyerap pelajaran dari laga Brasil.

“Di ke-2 bagian bola ada perbaikan [yang mesti dilakukan],” tuturnya. “Menjadi pemain kolektif dalam soal mengaplikasikan desakan, kami mesti kerja lewat beberapa permasalahan yang saya fikir terekspos pada Brasil. Tetapi yang tentu, dengan bola, mempunyai dikit lebih yakin diri serta gerakan di muka bola [akan] sangat mungkin kita semakin banyak waktu serta ruangan jadi dikit lebih efisien di sepertiga akhir serta dengan keseluruhnya kepemilikan. ” Sarachan memberikan jika ia sudah berkesan dengan kemampuan mental timnya di belakang hasil Brasil.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Agen Judi Bola, Bandar Bola, Agen Bola, Sbobet, Ibcbet © 2018 Frontier Theme